Berkat Sinergi Berbagai Pihak Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Kupang Hampir 85 persen

Terkini.id, Kupang – Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menggenjot vaksinasi di berbagai wilayah Tanah Air, tidak terkecuali di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kabupaten/kota yang dilingkupinya. Kerja keras pemerintah yang bersinergi berbagai pihak kini membuahkan hasil yang menggembirakan.

Hal itu dapat dilihat dari cakupan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Kota Kupang, yang sudah mendekati 85 persen. Hasil tersebut juga berdasarkan data dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang Ernest Ludji di Kota Kupang, Selasa 30 November 2021, memaparkan dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang, menunjukkan vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 283.390 orang, atau 84,94 persen dari total 333.628 warga yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Tak Ada Provinsi Luar Jawa-Bali Berstatus PPKM 3-4, Menko Airlangga:...

Sementara itu, imbuh Ernest, vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan terhadap 208.031 orang atau 62,35 persen dari target vaksinasi di Kota Kupang.

“Kerja keras yang dilakukan berbagai pihak secara bergotong royong di Kota Kupang, membuahkan hasil menggembirakan dengan capaian vaksinasi Covid-19 tertinggi di NTT,” jelasnya.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

Ernest menambahkan, Pemkot Kupang berupaya mempercepat penuntasan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan dukungan dari TNI/Polri, serta lembaga dan organisasi lainnya.

“Kami berharap, bagi warga yang belum melakukan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama atau kedua untuk segera divaksin, sehingga nantinya tidak mudah terinfeksi virus corona,” imbaunya.

Selain menggencarkan vaksinasi, Ernest mengatakan pihaknya tidak pernah luput menyampaikan pentingnya penegakan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. Edukasi 5M senantiasa disuarakan dalam setiap kesempatan dan momentum pertemuan, baik secara formal maupun nonformal.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

Sementara itu, kabar baik terkait cakupan vaksinasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua. Pasalnya, Pemkab Sabu Raijua menargetkan 65 ribu warga tuntas divaksin hingga pengujung Desember 2021.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sabu Raijua Yohanis Uly Kale saat dikonfirmasi di Kota Kupang, Selasa 30 November 2021.

“Saat ini vaksinasi terus berjalan, setiap hari menuju target kami di akhir 2021 yaitu sebanyak 65 ribu orang,” ungkap Yohanis.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sabu Raijua sudah mencapai lebih 50 persen dari total sasaran penerima vaksin yang berjumlah 70 ribu orang.

Sejauh ini, sebut Yohanis, masyarakat setempat sangat antusias untuk divaksin sehingga pelaksanaan vaksinasi di lapangan setiap hari terus berjalan.

“Bahkan, mereka juga harus antre karena kondisi sumber daya atau tenaga vaksinator kami terbatas,” bebernya.

Yohanis mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi di Sabu Raijua berjalan lancar lantaran persediaan vaksin selalu ada, apalagi semua wilayah dapat dijangkau dengan mudah.

Untuk itu, pihaknya terus menyosialisasikan urgensi atau pentingnya vaksinasi kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan.

“Ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau divaksin. Kami juga menggunakan kesempatan di mimbar-mimbar rumah ibadah, momentum kedukaan, dan sebagainya untuk sosialisasi terkait vaksinasi ini,” imbuh Yohanis.

Selain itu, Pemkab Sabu Raijua juga berupaya menggunakan berbagai instrumen untuk mempercepat vaksinasi agar terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity dalam masyarakat.

“Sehingga, aktivitas pembangunan di berbagai sektor segera pulih kembali,” kata Yohanis.

Selain Kota Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua yang telah menunjukkan cakupan vaksinasi yang mumpuni, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Flores Timur (Flotim) juga tidak kalah bagusnya. Pasalnya, capaian vaksinasi yang dilakukan Pemkab Flores Timur mencapai 70 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur dr Ogy Silimalar saat ditemui di Larantuka, Selasa 30 November 2021, mengatakan pencapaian 70 persen itu merupakan target dari 203.604.000 jiwa penduduk Flores Timur.

“Saat ini kami sedang melakukan suntikan (vaksin) kedua. Vaksin yang ada sekarang jenis AstraZeneca, pemanfaatannya untuk usia 18 tahun ke atas sehingga peruntukannya tidak untuk pelajar,” jelasnya.

Bagikan