Masih Ada 12 Kelurahan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pemkot Kupang Berupaya Tuntaskan Vaksinasi

Terkini.id, Kupang – Masih adanya 12 keluharan di Kota Kupang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kupang, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum dapat menyatakan wilayah ini aman dari penularan virus corona.

Hal tersebut sebelumnya diungkapkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Ernest Ludji di Kota Kupang pada Selasa 23 November 2021 lalu.

Secara rinci, Ernest menjelaskan berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang, masih terdapat 12 dari 51 kelurahan yang memiliki warga positif Covid-19.

Baca Juga: Warga Labuan Bajo Antusias Ikut Vaksin yang Digelar Polres Manggarai...

“Sebanyak 12 kelurahan itu memiliki satu hingga tiga kasus positif Covid-19, terdiri dari tujuh kelurahan dengan jumlah kasus masing-masing satu kasus,” bebernya.

Sementara itu, sebut Ernest, lima kelurahan lainnya masing-masing memiliki dua kasus positif Covid-19 semetara satu kelurahan yaitu Kelurahan Liliba merupakan kelurahan terbanyak kasus positif Covid-19 yang mencapai tiga kasus.

Baca Juga: Stok Vaksin Terus Bertambah Guna Dukung Pencapaian Target Vaksinasi Nasional

Ia mengungkapkan, kelurahan yang saat ini sudah nihil kasus positif Covid-19 sebanyak 42 kelurahan.

“Kelurahan yang sudah nihil dengan kasus positif Covid-19 terus bertambah, dan hingga saat ini sudah mencapai 42 kelurahan,” imbuh Ernest.

Menurutnya, pihaknya masih terus berupaya menekan penyebaran kasus Covid-19 dengan tetap melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca Juga: Ini Upaya yang Dilakukan Kadin NTT Guna Percepat Herd Immunity

“Tentu saja juga dengan memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tegas Ernest.

Kendati semakin banyak kelurahan yang sudah nihil warga terkonfirmasi positif Covid-19, akan tetap ia mengatakan pembatasan kegiatan masyarakat tetap berlaku.

“Ini seperti pembatasan kegiatan pesta, tetap kami batasi selain penerapan protokol kesehatan yang dilakukan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19,” kata Ernest.

Selain pembatasan-pembatasan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat, hal yang tidak kalah penting dilakukan untuk mencegah penularan virus corona pasca libur Natal dan tahun baru (Nataru) adalah dengan menggencarkan serta menuntaskan vaksinasi sesuai target.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man di Kota Kupang pada kesempatan yang sama. Selain itu, ia juga mengungkapkan optimistisnya terhadap penuntasan capaian vaksinasi yang ditargetkan sebelumya.

“Kami optimistis capaian vaksinasi di Kota Kupang hingga akhir Desember 2021 bisa tembus 90 persen, karena saat ini petugas kesehatan masih terus menggenjot dan melakukan vaksinasi di semua Puskesmas di Kota Kupang,” imbuh Hermanus.

Ia menjelaskan, Pemkot Kupang sendiri menargetkan sekitar 90 persen dari 333.628 sasaran vaksinasi bisa mendapat suntikan vaksinasi Covid-19.

Adapun capaian vaksinasi dosis pertama Covid-19 di Kota Kupang, sebut Hermanus, hingga saat ini sudah dilakukan terhadap 281.543 orang atau 84,39 persen sasaran vaksinasi.

“Kami patut bersyukur, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Kupang merupakan yang tertinggi dari kabupaten lainnya di NTT,” katanya.

Sementara itu, warga Kota Kupang yang telah mendapat suntikan vaksinasi dosis kedua mencapai 203.966 orang atau 61,14 persen sasaran vaksinasi.

Hermanus menambahkan, percepatan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan demi mengantisipasi adanya potensi gelombang ketiga Covid-19 yang terjadi usai perayaan Nataru.

“Kami berharap, warga Kota Kupang yang belum melakukan vaksinasi Covid-19 agar segera melakukan vaksin untuk mencegah terpapar virus corona. Hal ini sangat penting dalam mengantisipasi adanya potensi gelombang ketiga Covid-19 seperti yang sedang terjadi di beberapa negara,” tutupnya.

Bagikan