Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Kota Kupang Capai 82,26 Persen

Terkini.id, Kupang – Upaya keras yang dilakukan berbagai elemen masyarakat, baik dalam pemerintahan maupun masyarakat umum, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terkecuali di Kota Kupang, kini telah memperlihatkan realisasi hasil yang mumpuni.

Pasalnya, Wakil Wali Kota Kupang dr Hermanus Man mengungkapkan, warga yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama mencapai 274.459 orang atau sebesar 82,26 persen.

“Capaian vaksinasi Covid-19 terus meningkat, ini karena pemerintah terus mendorong Puskesmas-puskesmas melakukan percepatan kegiatan vaksinasi terhadap warga yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama,” terang Hermanus di Kupang, Sabtu 30 Oktober 2021.

Baca Juga: Tak Ada Provinsi Luar Jawa-Bali Berstatus PPKM 3-4, Menko Airlangga:...

Ia menambahkan, warga Kota Kupang yang menjadi sasaran target vaksinasi Covid-19 mencapai 333.628 orang.

“Kami terus berupaya melakukan percepatan pemberian vaksinasi, sehingga warga Kota Kupang yang belum mendapat vaksinasi bisa mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 pada November atau Desember 2021,” beber Hermanus.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

Dijelaskan, warga Kota Kupang yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua hingga saat ini tercatat 189.711 orang atau sebesar 56,86 persen.

Menurut Hermanus, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang sendiri menargetkan pada Desember 2021 capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah berjuluk ‘Kota Sasando’ ini dapat menembus angka 90 persen, sehingga target herd immunity atau kekebalan kelompok bisa mencapai 80 persen.

“Kami berharap, warga yang belum maupun yang sudah mendapat vaksinasi dosis kedua untuk melakukan vaksinasi Covid-19 untuk melindungi diri dari paparan virus corona,” imbaunya.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

Kendati capaian vaksinasi terbilang progresif dan baik, namun Hermanus menegaskan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penularan virus corona, terutama kepatuhan terhadap 5M.

Adapun 5M yang dimaksudnya merujuk pada item-item penting pencegahan penularan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Serupa di Kota Kupang, semringah vaksinasi Covid-19 juga diikuti beberapa kabupaten di NTT. Di Menggarai Barat misalnya, realisasi vaksinasi Covid-19 dosis satu hingga Oktober 2021 telah mencapai angka 67,2 persen dari sasaran vaksinasi riil 202.827 jiwa.

“Kuncinya itu kalau kita kejar dosis satu, dosis dua itu pasti mereka (masyarakat) akan datang karena mereka ingat sekali tanggal vaksinnya, kecuali sakit pada hari tersebut,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat Yulianus Weng di Labuan Bajo, Jumat 29 Oktober 2021.

Sekadar diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Manggarai Barat pada 28 Oktober 2021, vaksinasi dosis satu dari sasaran riil 202.827 jiwa telah menyasar 136.388 jiwa atau sebesar 67,2 persen. Sementara itu, untuk dosis dua telah menyasar 59.932 jiwa atau sebesar 29,5 persen.

Kendati demikian, jika dihitung berdasarkan sasaran vaksinasi proyeksi yang mencakup pelaku perjalanan dengan total sasaran 250 jiwa, maka capaian dosis satu sebesar 54,6 persen dan dosis dua sebesar 24,0 persen.

Berdasarkan capaian vaksinasi Covid-19 yang terus meningkat, Yulianus berharap ada upaya bersama untuk terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

“Kini para petugas dari Puskesmas juga gencar turun ke desa-desa untuk memberikan layanan vaksinasi. Kerja sama juga kita lakukan bersama aparat kecamatan dan pihak keamanan, baik TNI maupun Polri,” imbuhnya.

Menurut Yulianus, berbagai upaya percepatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat merupakan langkah proaktif agar herd immunity bisa segera terbentuk di daerah ini.

“Kita juga berharap capaian vaksinasi bisa menyentuh angka 70 persen hingga 80 persen di akhir November 2021,” katanya.

Bagikan