Kabar Baik, Tak Ada Lagi Wilayah Zona Merah Kasus Corona di Kota Kupang

Terkini.id, Kupang – Ada kabar baik terkait situasi dan kondisi virus corona (Covid-19) di Kota Sasando, demikian sebutan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasalnya, sebaran virus akut yang diklaim menular perdana di Wuhan, Hubei, China itu terus berkurang di Kota Kupang.

Hal tersebut ditandai berkurangnya wilayah sebaran kasus dan bertambahnya wilayah bebas kasus Covid-19. Yang menggembirakan, bahkan saat ini disebutkan tidak ada lagi wilayah zona merah dengan sebaran kasus Covid-19.

Data itu disampaikan Satgas Covid-19 melalui laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, kupangkota.go.id dan covid19.nttprov.go.id pada 9 Oktober 2021.

Baca Juga: Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Nataru, Upaya Tekan Lonjakan Corona Pasca...

Dari data tersebut, kasus paling tinggi berada di Kelurahan Liliba dan Oebobo dengan tujuh kasus, sementara Sikumana ada enam kasus. Tiga wilayah itu berada di zona orange atau dengan jumlah kasus aktif di bawah 10.

Adapun 27 kelurahan saat ini berada di zona kuning atau jumlah kasus aktif di bawah lima. Sisa kelurahan lainnya berada di zona hijau atau nihil kasus.

Baca Juga: Begini Cara Jaga Nutrisi Bayi-Batita dalam Masa Pandemi Covid-19

Total pasien yang tengah dalam perawatan berjumlah 83 orang, dengan kategori sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) 57 orang dan perawatan di rumah sakit 26 orang. Pasien tersebut didominasi wanita 49 orang dan pria 34 orang.

Merunut sebaran kasus di kecamatan, Oebobo masuk sebagai wilayah tertinggi dengan 28 kasus, Maulafa 20 kasus, Kelapa Lima 13 kasus, Alak 12 kasus, Kota Raja dan Kota Lama masing-masing lima kasus.

Hingga saat ini jumlah kasus sebanyak 15.276 dan pasien yang sembuh sebanyak 14.864 orang. Sementara, pasien meninggal berjumlah 381 dengan rincian 329 meninggal terkonfirmasi, 14 suspek, dan 38 probable.

Baca Juga: Terdapat 107 Pasien Corona dalam Perawatan, Wawalkot Kupang: Jangan Euforia...

Sementara itu, ada 138 dari 2067 spesimen saat ini tengah antre untuk diperiksa di laboratorium. Sebelumnya, diinformasikan jika pasien Covid-19 di Kota Kupang saat ini berjumlah 107 orang dan sedang dalam perawatan.

Rinciannya, 78 pasien sedang lakukan isolasi mandiri dan 29 orang sedang dirawat di rumah sakit. Mayoritas pasien didominasi wanita, yaitu 57 orang dan pria 50 orang. Total kasus keselurahan sebanyak 15.267 orang dan pasien yang sembuh sebanyak 14.829 orang.

Adapun jumlah kematian tercatat sebanyak 380 orang, dengan kategori meninggal lantaran terkonfirmasi sebanyak 328 orang, suspek 14 orang, dan probable 38 orang.

Data sebaran kasus per kecamatan, Oebobo menjadi wilayah paling tinggi dengan 39 kasus, Maulafa 23 kasus, Alak 21 kasus, Kelapa Lima 10 kasus, Kota Raja delapan kasus, dan Kota Lama enam kasus.

Sebelum kondisi semringah nol wilayah merah seperti hari ini, Senin 11 Oktober 2021, disebutkan jika Kelurahan Namosain berada di zona merah dengan 12 kasus. Sementara, empat kelurahan berada di zona orange dengan jumlah kasus di bawah 10. Adapun 21 kelurahan saat ini sudah berada di zona hijau atau nol kasus.

Seiring kabar baik terkait tak ada lagi zona merah di Kota Kupang, cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Kupang juga menggembirakan. Pasalnya, cakupan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama telah terealisasi sebanyak 266.504 orang atau 79,88 persen.

Adapun realisasi vaksin dosis kedua telah menginjeksi sebanyak 159.723 orang atau 47,87 persen. Sementara itu, vaksinasi ketiga atau booster telah mencakup 2.325 orang atau 66,92 persen yang mayoritas diinjeksi kepada tenaga kesehatan (nakes).

Dalam keterangan resminya kepada wartawan di Kota Kupang, Senin 11 Oktober 2021, Sekretaris Kominfo Kota Kupang Andre Otta menjelaskan, target vaksinasi Covid-19 di Kota Kupang sebanyak 333.628 orang.

“PPKM di Kota Kupang sudah turun dari level 3 menjadi level 2. Peta sebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Kupang per Minggu 10 Oktober 2021 jam 15.00 WITA kemarin, Kota Kupang tanpa zona merah covid-19, serta 21 kelurahan sudah zona hijau,” imbuhnya.

Kendati di Kota Kupang sudah masuk zona hijau, Andre Otta menegaskan pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).

Bagikan