Vaksinasi Sukses Rambah Pelosok, Malaka NTT Sukses Injeksi 37.918 Dosis

Terkini.id, Kupang – Dalam salah satu kunjungan kerjanya di Kabupaten Merauke, Papua belum lama ini, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjalan lancar dan merata dari Sabang sampai Merauke.

Jokowi sendiri senantiasa memastikan semuanya berjalan baik dan sesuai target, dengan melihat langsung program vaksinasi di berbagai pelosok Tanah Air.

“Penting untuk Indonesia dapat melakukan pemerataan vaksin, karena Covid-19 tidak mungkin hilang secara total. Kita harus belajar hidup dengan Covid-19 dengan divaksinasi dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, yang paling utama memakai masker,” imbaunya.

Baca Juga: Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Nataru, Upaya Tekan Lonjakan Corona Pasca...

Di sisi lain, sebanyak 800.280 dosis vaksin Pfizer tiba kembali di Indonesia. Kedatangan vaksin di Indonesia tahap ke-84 tersebut merupakan bantuan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Covax Facility.

Atas kedatangan vaksin Pfizer pada Minggu 3 Oktober 2021 itu, total vaksin baik jadi maupun berupa bahan baku yang sudah diterima Indonesia mencapai 276.960.670 dosis.

Baca Juga: Kabar Baik, Tak Ada Lagi Wilayah Zona Merah Kasus Corona...

Di salah satu pelosok Tanah Air, tepatnya di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), sosialisasi terkait pencegahan penyebaran virus covid-19 masih terus digencarkan, salah satunya adalah dengan mengajak warga mengikuti vaksinasi secara berjenjang.

Proses vaksinasi itu sendiri dimulai dari tenaga kesehatan (nakes), selanjutnya diikuti jajaran pemerintah Kabupaten Malaka, dan masyarakat umum. Saat ini, vaksinasi telah menyasar ke sekolah-sekolah melalui program ‘Vacsin Goes to School’. Hingga saat ini pula, sudah 37.918 dosis vaksin telah diinjeksikan kepada warga.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kabupaten Malaka Simon Nahak dalam acara jumpa pers soal capaian program 100 hari kerja Bupati Dan Wakil Bupati Malaka di Betun, Senin 4 Oktober 2021.

Baca Juga: Begini Cara Jaga Nutrisi Bayi-Batita dalam Masa Pandemi Covid-19

Simon menjelaskan, sejak dirinya bersama Wakil Bupati Kim Taolin dilantik memimpin daerah ini, mereka dihadapkan pada bencana seroja dan pandemi Covid-19. Meskipun begitu, pihaknya tetap melaksanakan program kerjanya yang sudah dicanangkan melalui kampanye pilkada lalu.

Khusus menyoal pandemi Covid-19, Simon di hadapan Wakil Ketua DPRD Malaka Hendrik Fahik, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengatakan pemerintah pihaknya terus melakukan sosialisasi pencegahan dengan meminta warga mengikuti vaksin dan menaati protokol kesehatan (prokes).

“Saat ini vaksin terus berjalan terutama di sekolah-sekolah. Di sini, TP PKK Malaka menjadi sponsor. Saat ini sudah 37.918 dosis telah diberikan kepada warga Malaka,” bebernya.

Sebelumnya, kepada wartawan Simon mengungkapkan dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19, semua pihak harus melihatnya secara holistik dan menyeluruh.

“Harus diingat, penyakit ini tidak bisa akan hilang. Ini sejenis virus seperti flu dan bisa terkena ke siapa saja,” imbaunya.

Menurut Simon, intinya program vaksin harus diberikan lantaran dana direcofusing untuk mencegah penyebaran Covid-19 maka harus dimanfaatkan sesuai aturan agar tidak salah kelola.

Ia menambahkan, saat ini masyarakat sedang menjerit kelaparan dengan adanya pembatasan-pembatasan. Hal itu, sebut Simon tentu tidak bisa dibiarkan tetapi perlu juga dicarikan solusi agar warga bisa tetap berusaha mencari nafkah.

“Di negara lain sudah ada kegiatan normatif, dan ini sah-sah saja sepanjang warga disadarkan untuk tetap menaati prokes,” paparnya.

Untuk itu, Simon mengimbau agar warga segera mengikuti program vaksinasi. Ia menegaskan, vaksin tidak berbahaya.

“Saya sudah dua kali vaksin, dan ini menguatkan imun tubuh sehingga tetap kuat. Selalu taati prokes sesuai anjuran pemerintah,” tegas Simon.

Bagikan