Berangsur Kondusif, Hanya Enam Kelurahan Zona Orange di Kota Kupang

Terkini.id, Kupang – Sebanyak enam kelurahan di Kota Kupang dilaporkan berada di zona orange dengan kasus aktif di bawah 10, sementara sisa kelurahan lainnya berada di zona kuning atau jumlah kasus aktif di bawah lima.

Adapun 16 kelurahan di Kota Kupang itu telah berada di zona hijau atau nol kasus dalam sebaran kasus Covid-19, di antaranya Kelurahan Airmata, Bonipoi, Fatubesi, Fontein, LLBK, Mantasi, dan Merdeka.

Selanjutnya, kelurahan Naikoten I, Naimata, Nunbaun Sabu, Nunbaun Delha, Nunhila, Nunleu, Oetete, Kampung Solor, dan Tode Kisar. Sementara saat ini kelurahan Namosain berada di zona merah dengan 19 kasus.

Baca Juga: Vaksinasi Lansia Dikebut Jelang Nataru, Upaya Tekan Lonjakan Corona Pasca...

Dari data tersebut, terlihat kondisi Covid-19 mulai berangsur kondusif yang diklaim merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam menegakkan protokol kesehatan (prokes), terutama dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dikutip dari data Satgas Covid-19 Kota Kupang di kupangkota.go.id dan covid19.nttprov.go.id, Kamis 30 September 2021 kemarin, pasien yang sembuh dilaporkan berjumlah 14.747 orang dari total pasien secara keseluruhan sebanyak 15.201 orang.

Baca Juga: Kabar Baik, Tak Ada Lagi Wilayah Zona Merah Kasus Corona...

Adapun pasien sedang dalam perawatan sebanyak 128 orang dengan 95 melakukan isolasi mandiri (isoman) dan 33 dirawat di rumah sakit.

Untuk angka kematian, tercatat sebanyak 378 orang dengan rincian meninggal terkonfirmasi sebanyak 326 orang, suspek 14 orang, dan probable 38 orang.

Sebaran kasus menurut kecamatan, Maulafa melaporkan 33 kasus, Alak 30 kasus, Oebobo 28 kasus, Kelapa Lima 17 kasus, Kota Lama 12 kasus, dan Kota Raja delapan kasus.

Baca Juga: Begini Cara Jaga Nutrisi Bayi-Batita dalam Masa Pandemi Covid-19

Sehari sebelumnya, secara keseluruhan total kasus hingga saat ini sebanyak 15.193 kasus, pasien sembuh sebanyak 14.740 orang dan 127 orang sedang dilakukan perawatan. Sementara, pasien yang dalam perawatan berada di rumah sakit sebanyak 70 orang, dan 90 isolasi mandiri.

Pasien sendiri didominasi pria sebanyak 65 orang dan wanita sebanyak 62 orang. Total kematian saat ini berjumlah 378 orang, dengan rincian meninggal terkonfirmasi sebanyak 326 orang, suspek 14 orang, dan probable 38 orang.

Sebaran kasus sebelumnya, di Kecamatan Maulafa sebanyak 33 kasus, Oebobo 27 kasus, Alak 26 kasus, Kelapa Lima 21 kasus, Kota Lama 12 kasus, dan Kota Raja delapan kasus.

Terkait spesimen, 313 dari 3.538 spesimen saat ini sedang mengantre untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Sejak pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, Kota Kupang melaporkan sedikitnya ada 378 orang meninggal dunia akibat virus corona. Jumlah kematian ini dengan kategori meninggal terkonfirmasi 326 orang, suspek 14 orang, dan probable 38 orang.

Sebelumnya, ditemui belum lama ini di Kota Kupang, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man menegaskan, risiko dari diturunkannya level PPKM juga harus dilihat dari potensi wilayah yang sewaktu-waktu bisa berubah zonasinya.

Pasalnya, efuoria yang berlebihan atas penurunan level dari kebijakan PPKM tersebut juga bisa berdampak buruk terhadap kelalaian masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan (prokes), terutama terkait kerumunan dan mobilitas.

Oleh karena itu, Hermanus kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Adapun bagi pemangku kepentingan dalam pemerintahan, ia menegaskan untuk lebih menggiatkan protokol kesehatan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment.

Bagikan