Vaksinasi Door to Door BIN di Kupang Diapresiasi sebagai Upaya Herd Immunity

Terkini.id, Kupang – Saat ini, pemerintah telah menggencarkan program vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya digenjot satu juta vaksin per hari, maka kini pemerintah telah meningkatkan target dua juta vaksin per hari.

Program itu sendiri tidak muluk-muluk lantaran pemerintah menggandeng semua pemangku kepentingan untuk bergerak bersama elemen masyarakat.

Salah satu implementasi percepatan vaksin nasional itu dapat dilihat dari vaksinasi kepada warga di Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaksanakan secara door to door.

Baca Juga: Ini Upaya Penyelenggara Bimas Buddha Kupang Bentengi Keluarga dari Destruksi...

Menyusul hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Monika Wasanono Bethan mengapresiasi aksi yang dilakukan Badan Intelijen Negera (BIN) NTT yang berkontribusi dalam percepatan vaksinasi tersebut.

Seperti diketahui, kegiatan vaksinasi itu dilakukan Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTT bersama Dinas Kesehatan serta Puskesmas Kecamatan Oebobo dan Puskesmas Kelurahan Oetete pada Jumat 3 September 2021 kemarin.

Baca Juga: Percepat Tercapainya Herd Immunity, Wali Kota Kupang Perintahkan Lurah-Camat Data...

Anggota DPRD asal PDIP ini berharap, vaksinasi bisa dilakukan secara berkelanjutan bagi masyarakat di kelurahan tersebut dan Kota Kupang pada umumnya.

“Tentu vaksinasi itu sangat kita apresiasi. Harapannya, apa telah dilakukan BIN NTT di Kelurahan Oetete akan menjadi contoh bagi kelurahan lain ke depannya,” ungkap Monica di Kota Kupang, Sabtu 4 September 2021.

Ia menambahkan, metode vaksinasi secara door to door tersebut justru sangat memudahkan warga agar mendapat akses vaksin. Pasalnya, sebut Monica, sejauh ini masih banyak warga di Kelurahan Oetete yang belum mendapat vaksin.

Baca Juga: Ini Peran Kesbangpol dalam Upaya Penanggulangan Covid-19 di NTT

“Banyak warga yang belum terlayani, juga akibat tidak kebagian nomor antrean, bahkan juga disebabkan akibat stok vaksin yang terbatas,” jelasnya.

Atas upaya yang telah dilakukan BIN NTT itu, Monica menyebut sebagai sesuatu yang apresiatif dan memberi kontribusi nyata untuk membantu masyarakat di Kota Kupang dalam pelayanan vaksinasi. Hal tersebut, imbuhnya, juga demi percepatan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Sekali lagi, saya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat, Mulai Kabinda NTT, Dinkes, Puskesmas, dan seluruh jajaran kelurahan mulai dari lurah hingga RW/RT dan LPM, serta Karang Taruna yang telah sukseskan kegiatan vaksinasi door to door bagi warga di Kelurahan Oetete,” katanya.

Menurut Monica, apa yang dilakukan BIN NTT sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berharap adanya kerja sama dari semua pihak untuk mempercepat pembentukan herd immunity di Indonesia.

“Kita ketahui bersama, situasi pandemi Covid-19 yang masih belum diketahui akan berakhir bahkan sempat mengalami peningkatan yang cukup drastis, membutuhkan gebrakan seluruh pihak,” imbaunya.

Sehingga, Monica juga berharap melalui gerakan vaksinasi door to door ini dapat menurunkan angka kasus aktif di Kelurahan Oetete.

Sekadar diketahui, sesuai data dari Satgas Covid-19 Kota Kupang, kelurahan ini memiliki 16 kasus aktif Covid-19.

Selama ini, Satgas Covid-19 Kota Kupang bersama pemangku kepentingan terkait dan seluruh elemen masyarakat tidak henti-hentinya menyerukan kepatuhan terhadap protokol kesehatan kendati warga telah divaksin.

Protokol kesehatan yang dimaksud merujuk pada 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Sementara, protokol kesehatan 3T merujuk terhadap aktivitas yang lebih masif yaitu testing, tracing, dan treatment.

Bagikan