Wawalkot Kupang: PPKM Potensi Turun Level Jika Semua Kelurahan Zona Orange-Kuning

Terkini.id, Kupang – Ada kabar baik terkait kondisi terkini kasus Covid-19 di Kota Kupang yang mulai menunjukan penurunan. Hal ini terlihat dalam laporan Satgas Covid-19 yang melaporkan tiga kelurahan berada dalam zona hijau dan belasan kelurahan dalam kawasan zona kuning dan zona orange.

Sementara itu, kawasan lainnya masih dalam zona merah dengan jumlah kasus di bawah 55 kasus aktif jika dibandingkan pada bulan sebelumnya yang jumlah kasusnya di atas 70 kasus aktif.

Seperti dilansir dari kupangkota.go.id dan covid19.nttprov.go.id, Jumat 3 September 2021, disebutkan tiga kelurahan zona hijau itu antara lain Kelurahan Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK), Mantasi, dan Merdeka.

Baca Juga: Ini Upaya Penyelenggara Bimas Buddha Kupang Bentengi Keluarga dari Destruksi...

Sementara itu, kelurahan dengan zona kuning yaitu Fontein, Bakunase, Nunleu, Manutapen, Naimata, Nunbaun Delha, Solor, Tode Kiser, Airmata, Manulai II, Naioni, Nunhila, Batuplat, dan Bonipoi.

Adapun kelurahan dalam zona orange atau di bawah angka 10 kasus aktif antara lain Bakunase Dua, Fatukoa, Oesapa Selatan, Pasir Panjang, Airnona, Fatubesi, Fatufeto, Naikoten II, dan Oeba. Sementara itu, sisa kelurahan lainnya berada di zona merah dengan kasus di atas 10 kasus aktif.

Baca Juga: Percepat Tercapainya Herd Immunity, Wali Kota Kupang Perintahkan Lurah-Camat Data...

Kecamatan dengan jumlah kasus tertinggi yaitu Maulafa dengan 164 kasus, Oebobo 151 kasus, Kelapa Lima 97 kasus, Kota Raja 70 kasus, Alak 62 kasus, dan Kota Lama 47 kasus.

Dari data tersebut, diketahui sebanyak 404 orang tengag menjalani isolasi mandiri (isoman) dan 184 orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan tiga orang dirawat di isolasi terpusat. Pasien dirawat didominasi perempuan dengan jumlah 306 orang dan pria 285 orang.

Secara keseluruhan total kasus sebanyak 14.609 kasus, pasien masih dirawat sebanyak 591 orang dan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 13.702 orang.

Baca Juga: Ini Peran Kesbangpol dalam Upaya Penanggulangan Covid-19 di NTT

Sementara itu, angka kematian hingga saat ini tercatat sebanyak 368 orang dengan rincian meninggal terkonfirmasi positif 316 orang, pasien meninggal suspek 14 orang, dan meninggal lantaran probable 38 orang.

Wakil Wali Kota (Wawalkot) Kupang Hermanus Man menjelaskan, penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarkatan (PPKM) di Kota Kupang berpotensi turun level jika semua kelurahan telah berada di zona orange atau kuning.

Hermanus menambahkan, potensi penurunan level ini dilihat dari bertambahnya zona kuning dan orange dalam catatan kasus aktif Covid-19.

“Selama masih ada wilayah zona merah, Pemkot belum bisa menurunkan level PPKM. Kalau merah sudah turun ke orange atau kuning, mungkin bisa diturunkan,” demikian ungkapnya dalam keterangan resminya yang diwartakan Terkini.id, Sabtu 4 September 2021.

Hermanus menegaskan, risiko dari diturunkannya level PPKM tersebut juga harus dilihat dari potensi wilayah yang sewaktu-waktu bisa berubah zonasinya.

Pasalnya, efuoria yang berlebihan atas penurunan level dari kebijakan PPKM tersebut juga bisa berdampak buruk terhadap kelalaian masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, terutama terkait kerumunan dan mobilitas.

Untuk itu, Hermanus kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Adapun bagi pemangku kepentingan dalam pemerintahan, ia menegaskan untuk lebih menggiatkan protokol kesehatan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment.

Bagikan