Urgensi Vaksinasi Booster bagi Nakes, Ini Langkah Responsif RSUD WZ Johannes Kupang

Terkini.id, Kupang – Tenaga kesehatan atau biasa disingkat nakes saat ini menjadi garda utama bagi kemaslahatan kesehatan bangsa. Melalui atensi para tenaga kesehatan inilah masyarakat dapat mengikuti program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah guna tujuan terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal.

Untuk itulah, para tenaga kesehatan menjadi prioritas utama vaksinasi lantaran berhadapan langsung dengan virus corona. Kerentanan terhadap penularan Covid-19 membuat pemerintah mengambil langkah responsif untuk terlebih dulu memvaksin nakes.

Sehingga, itu pulalah yang menjadi landasan bagi manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof WZ Johannes Kupang mempercepat vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga bagi para nakes di rumah sakit itu.

Baca Juga: Ini Upaya Penyelenggara Bimas Buddha Kupang Bentengi Keluarga dari Destruksi...

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Prof WZ Johannes Kupang, dr Stefanus Dhe Soka mengungkapkan, pihaknya membuka layanan vaksinasi booster baik untuk tenaga kesehatan maupun para penunjang tenaga kesehatan.

Adapun pelaksanaan vaksinasi, sebut Stefanus, akan dilaksanakan setiap hari. Hal ini dilakukan demi mempercepat pencapaian booster bagi seluruh tenaga kesehatan di rumah sakit milik pemerintah provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Baca Juga: Percepat Tercapainya Herd Immunity, Wali Kota Kupang Perintahkan Lurah-Camat Data...

“Untuk percepatan ini, dalam minggu ini kita laksanakan vaksinasi modern setiap hari. Tujuannya mempercepat para nakes untuk booster. Karena kita bekerja dengan potensi terpapar, sehingga harus cepat dapat vaksin,” bebernya saat pelaksanaan vaksin booster di RSUD Prof WZ Johannes, Jalan Moch Hatta, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Senin 16 Agustus 2021.

RSUD Prof WZ Johannes, sebut Stefanus, mendapat alokasi 840 dosis atau 84 vial pada pendistribusian tahap pertama pada Sabtu dua pekan lalu.

“Kita mengusulkan 1.300 dosis, sementara gelombang pertama kita mendapat realisasi penerimaan vaksin sebanyak 840 dosis atau 84 vial,” imbuh Stefanus.

Baca Juga: Ini Peran Kesbangpol dalam Upaya Penanggulangan Covid-19 di NTT

Dokter yang juga menjabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kupang itu menjelaskan, vaksin booster sesuai petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diperuntukkan bagi para nakes dan penunjang nakes.

“Artinya, tenaga yang menunjang tenaga kesehatan dalam membantu tenaga kesehatan dalam running pasien Covid-19,” jelas Stefanus.

Ia menambahkan, vaksin Moderna dapat disimpan dalam batas waktu satu bulan. Oleh karena itu, pihak rumah sakit akan mengusulkan atau meminta kembali alokasi dari Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinkes Disdukcapil) NTT apabila stok vaksin di rumah sakit habis.

Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi di Kota Kupang terus digenjot pemerintah kota (Pemkot) guna  mencapai target herd immunity 80 persen. Sehingga, seejumlah faskes di Kota Kupang dikerahkan untuk mendukung pelayanan ini.

Data terbaru yang diperoleh dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Kupang, menerangkan cakupan vaksinasi telah bertambah dari data sebelumnya.

Terbaru, cakupan vaksinasi pada 16 Agustus 2021, sebanyak 52,25 persen atau 174.306 orang telah menerima vaksin dosis pertama dan 31,19 persen atau 104.043 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Sementara, jumlah cakupan vaksinasi pada 15 Agustus 2021 terdapat 52,09 persen atau 173.786 orang telah menerima vaksin dosis pertama dan 30,93 persen atau 103.183 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Vaksinasi pada 13 Agustus 2021 sebanyak 51,64 persen atau 172.286 orang telah menerima vaksin dosis pertama dan 29,92 atau 99.835 orang telah menerima vaksin dosis kedua

Cakupan vaksinasi di 12 Agustus 2021 dilaporkan 50,95 persen atau 169.979 orang telah menerima vaksin dosis satu dan 28,87 persen atau 96.323 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Sementara cakupan vaksinasi 11 Agustus 2021, sebanyak 169.618 atau 50,84 persen orang telah menerima vaksin dosis satu dan 95.441 atau 28,60 persen orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Per 10 Agustus 2021 jumlah warga yang menerima vaksin dosis satu sebanyak 50,36 persen atau 168.030 orang dan 28,11 persen atau 93.790 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Pada cakupan vaksinasi di 8 Agustus 2021, sebanyak 50,13 persen atau 167.256 orang telah menerima vaksin dosis satu dan 26,69 persen atau 89.044 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Di 7 Agustus 2021, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang menyebutkan sebanyak 49,77 persen atau 166.046 orang telah menerima vaksin dosis satu dan 25,76 atau 85.960 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Sementara itu, per 3 Agustus 2021, sebanyak 48,51 persen atau 161.832 orang telah menerima vaksin dosis satu dan 23,26 persen atau 78.992 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Untuk data pada 2 Agustus 2021, disebutkan jumlah vaksinasi saat ini tercatat 161.191 atau 48,31 persen orang telah menerima vaksin dosis satu dan 76.195 atau 23,05 persen orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Diketahui cakupan vaksinasi per 1 Agustus 2021 disebutkan, 47,97 persen atau 160.030 orang telah menerima vaksin dosis satu dan 22,53 persen atau 75.159 orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Cakupan vaksinasi per 31 Juli 2021, disebutkan 159.722 atau 47,87 persen orang telah menerima vaksin dosis satu dan 74.843 orang atau 22,43 persen orang telah menerima vaksin dosis kedua.

Cakupan data ini akan menyasar 333.628 orang untuk memenuhi target herd immunity nasional yaitu 80 persen.

Bagikan