Implementasi Program Serbuan Vaksinasi Covid-19, Ini yang Dilakukan Danlanud El Tari

Terkini.id, Kupang – Implementasi vaksinasi nasional yang diserukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menargetkan satu juta vaksin sehari, saat ini tengah direalisasikan berbagai elemen masyarakat baik stakeholder atau pemangku kepentingan dalam pemerintah sendiri maupun swasta.

Hal itu terlihat dari program Serbuan Vaksinasi Covid-19 hari ketujuh yang dilaksanakan tim kesehatan Rumah Sakit TNI AU Lanud El Tari di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 5 Juli 2021.

Kegiatan tersebut, juga ditinjau langsung Komandan TNI AU Lanud El Tari Kupang Marsekal Pertama (Marsma) TNI Umar Fathurrohman.

Baca Juga: Tak Henti Berseru Prokes Harga Mati, Pemkot Kupang Akui 70...

Dalam kegiatan, Umar Farhurrohman didampingi Kadislog Kolonel Tek Eri Suryanto, Kadisops Kolonel Pnb Anggit Budi Wibowo, Kadispotdirga Letkol Pom Taufik Setiaji, Pjs Kepala Rumah Sakit TNI AU Lanud El Tari, dan Lettu Kes Widodo. Selain itu, hadir pula Camat Kupang Tengah Dolf Talan dan Kepala Desa Penfui Timur Keleopas Nome.

Di sela kegiatan vaksinasi, Danlanud El Tari menyampaikan Serbuan Vaksinasi yang digelar secara gratis bagi masyarakat umum tersebut ditargetkan 200 orang dengan vaksinator sembilan orang. Berdasarkan informasi, vaksinasi kali ini menggunakan jenis vaksin Sinovac.

Baca Juga: Greysia Polii Sudah Divaksin, Bukti Atensinya Terhadap Upaya Eradikasi Covid-19

Seperti diketahui, sasaran vaksinasi dalam program Serbuan Vaksinasi kali ini menyasar masyarakat umum di Desa Penfui Timur yang berdekatan Lanud El Tari di bawah binaan Kadispotdirga Lanud El Tari Letkol Pom Taufik Setiaji.

Masyarakat yang tinggal di desa ini rata-rata belum mendapatkan vaksinasi. Oleh karena itu, Lanud El Tari bersama Tim Kesehatan RSAU Lanud El Tari segera mendata dan mendatangi mereka untuk divaksin

Tujuanya agar program pemerintah guna percepatan penangaman penyebaran Covid-19 ini segera teratasi.

Baca Juga: Lepas PPKM Level 4 Diperpanjang Setelah 2 Agustus, Kepatuhan Prokes...

“Kami mengambil langkah (cepat) dengan mendatangi dan melakukan penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat untuk menerima vaksin,” terang Umar Fathurrohman.

Menurutnya, selain Serbuan Vaksinasi yang dilakukan, pihaknya juga melakukan kegiatan sosialisasi dan imbauan bagi warga masyarakat terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Kami selalu mensosialisasikan dengan imbauan dan dibantu dari aparat keamanan dari Polisi Militer (Satpomau) dengan tetap memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, dan prokes lainnya,” imbuh Umar Fathurrohman.

Ia juga mengatakan, bagi yang memiliki tensi tinggi dan penyakit bawaan seperti asma, jantung, diabetes, dan penyakit dalam lainnya untuk sementara waktu tidak diperbolehkan vaksin.

“Karena vaksin yang akan disuntikan ini diperuntukan bagi yang sehat, sehingga mengurangi risiko yang bersangkutan,” kata Umar Fathurrohman di sela kegiatan vaksinasi.

Sementara itu, Kepala Desa Penfui Timur Keleopas Nome menyampaikan kegiatan vaksinasi kali ini sangat membantu warganya, karena warga penerima vaksin di wilayahnya masih sangat kecil jumlahnya.

Menurutnya, dari 6.000 jumlah vaksin yang disiapkan Lanud El Tari bagi warga di NTT, pihaknya mendapat kesempatan untuk melaksanakan tahap pertama vaksin bagi warganya.

Keleopas Nome meambahkan, peserta vaksin ini bukan saja diperuntuhkan khusus warga Penfui Timur, namun juga warga lain yang berada di wilayahnya bisa divaksin dengan persyaratan memiliki kartu tanda penduduk (KTP) atau nomor induk kependudukan (NIK).

Ia menyampakan, laporan resmi peserta yang telah divaksin berjumlah 300 orang, namun karena atensi warga yang antusias mengikuti proses vaksinasi, maka jumlah peserta vaksinasi menjadi 500 orang.

Keleopas Nome berharap, masyarakat baik yang sudah divaksin maupun yang belum, wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, dan mengurangki mobilitas (5M).

Bagikan