Sinergi Pemkot dan Polres Kota Kupang Efektif Pantau Kepatuhan Prokes Masyarakat

Terkini.id, Kupang – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dipantau dan dikontrol tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan Polres Kupang Kota.

Sinergi itu dapat dilihat dari pelaksanaan penegakan dan kepatuhan terhadap operasi protokol kesehatan (prokes) pada Kamis 10 Juni 2021 malam, yang diwartakan Kupang.Terkini.id, jejaring Terkini.id, Minggu 13 Juni 2021.

Patroli itu sendiri guna pengawasan yang lebih intensif terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat agar tidak terjadi kerumunan yang melanggar prokes terkait Covid-19.

Baca Juga: Tak Henti Berseru Prokes Harga Mati, Pemkot Kupang Akui 70...

Patroli itu sendiri melibatkan Kabag Ops Polres Kupang Kota AKP Mei Charles Sitepu, Kasat Intelkam Polres Kupang Kota AKP Alberto Heru Ponato, Sekretaris Satpol PP Kota Kupang M Alam Y Girsang, Dalmas dan Turjawali Polres Kupang Kota, serta dua regu Satpol PP. Selain itu, pihak Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Kupang.

Tim gabungan mendatangi sebuah kedai kopi berinisial (KK) di samping Bank Christa Jaya dan DF di Jalan Frans Seda. Selanjutnya bergeser ke Kafe Kopi Petir di Jalan WJ Lalamentik.

Baca Juga: Greysia Polii Sudah Divaksin, Bukti Atensinya Terhadap Upaya Eradikasi Covid-19

Kemudian tim gabungan menyusuri Jalan Palapa dan Jalan Cak Doko, berhenti di Warung Kembar dan Toko Vape Store. Selanjutnya, tim gabungan melintas di Jalan Muhammad Hatta, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan El Tari II, dan berakhir di sebuah warung berinisial WBJ.

Ketika mendatangi rumah makan tersebut, petugas mengimbau pelaku usaha agar berhenti beroperasi pada pukul 21.00 WITA. Petugas juga mengingatkan surat edaran Wali Kota Kupang Nomor 030/HK.443.1/VI/2021 tanggal 2 Juni 2021 tentang PPKM, yang mengatur pelaku usaha memperhatikan jumlah pembeli yang makan di tempat dengan kapasitas tempat 50 persen.

Pada pukul 21.00 WITA, aktivitas makan di tempat dihentikan dan hanya berlaku untuk makanan yang dibawa pulang atau take-away.

Baca Juga: Lepas PPKM Level 4 Diperpanjang Setelah 2 Agustus, Kepatuhan Prokes...

“Di atas pukul 21.00 Wita, hanya melayani pesan antar atau dibungkus dan dibawa pulang. Apabila pelaku usaha melanggar maka dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku,” demikian imbuh tim gabungan.

Kendati demikian, Petugas Dinas Pariwisata serta Dinas Tanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Kupang menemukan pelanggaran prokes yang dilakukan beberapa pelaku usaha kuliner.

Di kedai KK diduga masih melayani makan dan minum di atas pukul 21.00 WITA, sementara di sebuah warung berinisial WBJ bahkan dikabarkan telah ditegur sebanyak dua kali lantaran melanggar prokes.

Pengelola KK dan WBJ diminta datang ke Kantor Dinas Tanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Kupang pada Jumat 11 Juni 2021.

Kabag Ops Polres Kupang Kota AKP Mei Charles Sitepu mengatakan, patroli dilakukan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

Menurutnya, patroli rutin yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu bentuk kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Kupang guna menindaklanjuti surat edaran terbaru Wali Kota Kupang terkait PPKM.

Bagikan