Kabar Baik, Pasien Covid-19 di TTS Hanya Tersisa Satu Orang

Terkini.id, Kupang – Upaya menekan laju penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang selama ini dilakukan pemangku kepentingan yang bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, rupanya membuahkan hasil yang baik, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Sekadar diketahui, TTS adalah salah satu kabupaten yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan ibu kota berada di Kota Soe. Pada 2020 lalu, kabupaten ini memiliki penduduk sebanyak 469.588 jiwa, dengan kepadatan 119 jiwa per kilometer persegi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dr Irene Atte, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Rabu 2 Juni 2021, mengungkapkan jika saat ini jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 yang masih dirawat hanya tersisa satu. Pasien tersebut merupakan warga Kelurahan Kota Soe yang sementara ini menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga: Vaksinasi Diklaim Bentuk Herd Immunity, Ini yang Dilakukan Komunal Keagamaan...

“Kami (pasien Covid-19) di TTS tersisa satu orang, ini yang terkonfirmasi yang masih menjalani isolasi mandiri. Secara keseluruhan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten TTS mencapai 630 kasus,” paparnya.

Irene menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 614 pasien telah dinyatakan sembuh, 15 pasien meninggal dunia, dan tersisa satu pasien yang masih menjalani isolasi mandiri seperti yang dimaksudnya saat dikonfirmasi di awal wawancara.

Baca Juga: Sinergi Pemkot dan Polres Kota Kupang Efektif Pantau Kepatuhan Prokes...

Menurut Irene, sudah seminggu terakhir tidak ada temuan kasus baru terkonfirmasi positif Covid 19. Adapun terkait vaksinasi Covid-19, ia mengaku saat ini tengah dilakukan vaksinasi termin empat yang dikhususkan untuk para guru dan lanjut usia (lansia).

“Total, sudah dua ribu lebih warga Kabupaten TTS menerima vaksin Covid 19. Sekarang, kami sementara lakukan vaksinasi untuk lansia dan para guru,” bebernya.

Kendati kondisi terkini terkait Covid-19 di Kabupaten TTS semringah dan banyak yang telah menjalani vaksinasi, akan tetapi Irene mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), khususnya 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak aman.

Baca Juga: Ini Urgensi Evaluasi Penanganan Perkembangan Kasus Covid-19 bagi Pemda

“Ini semuanya demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tetap taati prokes,” pesannya.

Sebelumnya, pada Senin 17 Mei 2021 lalu, Irene mengatakan terhitung sejak 12 Mei 2021 hingga hari ini sempat tidak ada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, sejak tiga bulan lalu tren kasus Covid-19 di Kabupaten TTS cenderung mengalami penurunan.

Begitu pula para perayaan hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2021 lalu, sebut Irene, tidak ada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Bagikan