Heboh Aturan Lepas Masker di AS Hoaks atau Fakta, Ini Tanggapan Satgas Covid-19

Terkini.id, Kupang – Dalam beberapa pekan ini, heboh aturan melepas masker usai vaksinasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) dosis kedua yang diterapkan di Amerika Serikat (AS). Kebijakan yang dianggap “nyeleneh” tersebut disoroti World Health Organization (WHO). Organisasi Kesehatan Dunia itu memberikan sejumlah catatan.

Seperti diwartakan Reuters, Sabtu 15 Mei 2021, WHO mendesak setiap negara mempertimbangkan kondisi pandemi virus akut ini di wilayahnya masing-masing, paling tidak sebelum menerapkan aturan serupa di Negeri Paman Sam itu. Terutama, seberapa tinggi transmisi lokal Covid-19 masih tercatat.

“Negara yang ingin mencabut aturan memakai masker, seharusnya hanya dilakukan dalam konteks mempertimbangkan intensitas penularan Covid-19 di daerah tersebut dengan korelasi tingkat cakupan vaksinasi,” tegas pakar darurat utama WHO Mike Ryan dalam konferensi pers virtual di Jenewa.

Baca Juga: Tak Ada Provinsi Luar Jawa-Bali Berstatus PPKM 3-4, Menko Airlangga:...

Sebelumnya, United State of America Centers for Disease Control and Prevention (USA CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyatakan, orang-orang yang sudah divaksinasi corona bisa melepas masker dengan sejumlah syarat. Kendati demikian, aturan tersebut umumnya hanya berlaku di luar ruangan dan bukan di dalam ruangan dengan kapasitas yang sempit.

Seperti diketahui, warga AS diketahui menerima vaksin Corona mRNA Pfizer hingga Moderna, dengan angka efikasi atau kemanjuran diklaim melebihi 90 persen.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

Tanggapan Satgas Covid-19 Terkait Aturan Lepas Masker di AS

Lantas, bagaimana di Indonesia? Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito sempat angkat bicara menyoal peraturan tersebut. Ia menegaskan, aturan tersebut belum dapat diterapkan di Indonesia.

“Kita menghormati panduan yang dikeluarkan USA CDC. Kendati demikian, perlu diingat kondisi di Indonesia berbeda dibandingkan kondisi di AS,” jelasnya dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual pada Kamis 29 April 2021 lalu.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

Dari penelusuran, selain AS beberapa negara lainnya sudah lebih dulu melepas masker dan tidak lagi menjaga jarak. Salah satunya adalah Selandia Baru. Negara yang terkenal dengan keindahan alamnya ini juga dinilai sukses menekan kasus Covid-19 karena memperketat lockdown hingga menutup perbatasan.

Begitu pula dengan Tiongkok, mereka bahkan mengklaim tidak ada lagi penularan kasus transmisi lokal. Dalam sebuah pagelaran raya, festival musik di Wuhan bahkan digelar dengan mengumpulkan kerumanuan massa sekitar 11 ribu orang.

Sementara itu, Australia yang mencatat nol kasus penularan corona usai menerapkan kebijakan lockdown. Saat ini, warganya hanya wajib memakai masker di transportasi umum.

“USA CDC mengumumkan warga yang sudah divaksinasi penuh kini tidak perlu menggunakan masker. Bukan cuma di luar ruangan, melainkan juga di dalam ruangan,” demikian diwartakan Reuters.

Panduan protokol kesehatan (prokes) yang telah diperbarui di AS, memperbolehkan warga yang sudah divaksinasi penuh untuk tidak pakai masker lagi di sebagian besar tempat, yang artinya makin mendekati kehidupan normal seperti sebelum pandemi.

Menurut USA CDC, kebijakan ini antara lain bertujuan untuk mendorong lebih banyak warga AS agar mau divaksinasi. Bahkan, menurut panduan terbaru itu, warga yang sudah divaksinasi penuh juga tidak perlu menjaga jarak di beberapa tempat yang ditentukan.

Direktur USA CDC Rochelle Walensky mengatakan, kebijakan baru tersebut diambil berdasarkan penurunan kasus yang tajam, semakin luasnya vaksinasi terhadap usia muda, dan efikasi vaksin terhadap berbagai varian virus corona yang diklaim pihaknya sahih secara sains.

Reuters juga mengungkapkan, Presiden Joe Biden dalam sambutannya mengatakan, kebijakan baru pihaknya itu disebut sebagai “milestone” yang luar biasa. Ia menyampaikannya tanpa menggunakan masker.

“Jika Anda sudah divaksinasi penuh dan bisa melepas masker, Anda mendapat hal untuk melakukan sesuatu yang terkenal dari orang Amerika di seluruh dunia yaitu menyapa orang dengan senyuman,” ujar Biden.

Bagikan