Gerak Aksi Kemanusiaan Relawan Gabungan Peduli NTT Buka Dapur Ramadan

Terkini.id, Kupang –  Guna membantu penyintas atau korban pasca bencana badai siklon tropis seroja yang memicu banjir bandang dan angin kencang di Nusa Tenggara Timur (NTT), berbagai elemen bangsa tanggap menyalurkan berbagai bantuan.

Pemerintah, baik pusat maupun daerah hingga saat ini, Selasa 13 April 2021, masih terus melakukan evakuasi bagi korban di berbagai wilayah yang sulit terjangkau lantaran terputusnya akses jalan dan infrastruktur lainnya seperti jembatan.

Untuk mempercepat recovery atau pemulihan kondisi traumatis para korban, para relawan dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan memberikan bantuan.

Baca Juga: Pasca Sebulan Berlalu, Korban Badai Siklon Seroja di Kupang Masih...

Hal tersebut dapat dilihat dari aksi para relawan yang bergabung dalam “Gerak Aksi Kemanusian Relawan Gabungan Peduli NTT”. Para relawan tersebut berada di NTT dan berkumpul di Posko Gabungan Gerak Aksi Kemanusian Relawan Gabungan Peduli NTT yang dikoordinir Relawan Nusantara di depan Kantor Kelurahan Maulafa, Kecamatan Oebufu, Kota kupang, Selasa 13 April 2021.

Salah seorang Relawan Nusantara Rey Renus, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang peduli dan mau membantu meringankan penderitaan sesama, khususnya warga NTT yang terdampak bencana. Ia juga mengaku merasa senang karena ada orang-orang baik yang membantunya.

Gabungan Gerak Aksi Kemanusian Relawan Gabungan Peduli NTT yang dikoordinir Relawan Nusantara di depan Kantor Kelurahan Maulafa, Kecamatan Oebufu, Kota Kupang, Selasa 13 April 2021. (Kupang.Terkini.id/Istimewa)

Baca Juga: Ini Alasan WKRI NTT Prihatin Kondisi Sabu Raijua Pasca Badai...

“Alhamdulillah, buat teman-teman Kotamobagu. Hari ini, pagi kami (sebenarnya) khawatir tidak bisa membeli beras satu ton. Teman-teman Kotamobagu langsung memberi kabar, ‘done’ transfer donasi. Akhirnya, kami dapat membeli beras sebanyak satu ton bagi warga NTT (yang terdampak bencana),” jelas Rey yang juga merupakan penanggung jawab kegiatan melalui pesan singkatnya di WhatsApp (WA).

Rey menjelaskan, pihaknya mendirikan dapur umum untuk membantu warga korban musibah bencana alam dengan bersinergi serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Daerah (Pemda), serta unsur terkait lainnya.

“Kami di sini belajar (menjadi) bermanfaat, peduli dan berbagi,” imbuhnya.

Baca Juga: Hampir Sebulan Pasca Bencana NTT, Vihara Pubbaratana Kupang Masih Salurkan...

Rey menjelaskan, kegiatan mereka hari ini, Selasa 13 April 2021 adalah berbelanja peralatan dapur dan bahan masakan. Ini untuk membuat sekitar 500-1.000 porsi makanan berbuka Puasa bagi warga terdampak bencana yang tengah menjalankan ibadah Puasa maupun warga lainnya.

“Kami mengolahnya di dapur Ramadan peduli NTT,” katanya.

Rey menambahkan, donasi yang diperoleh pihaknya merupakan swadaya dari kawan-kawan ojek online (ojol) dan komunitas lainnya, yang terus menggalang dana dengan menyisihkan sebagiann pendapatannya untuk gerakan kemanusiaan, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.

“Mereka, (ojol) terus kompak menyisihkan dan menggalang dana kemanusiaan. Alhamdulillah, pokoknya bisa belanja sekarang. Ojol dapat support dari Yayasan Cinta NKRI,” paparnya.

Tidak hanya komunitas ojol, Rey juga mengajak komunitas sosial lainnya untuk terus bergandengan tangan menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

“Untuk yang mau bergabung, mari bersinergi lintas komunitas. Boleh menghubungi kontak Relawan Ojol Nusantara atas nama Rey Renus di 082195465923,” katanya.

Selain bergabung dalam komunitas, ia mengatakan masyarakat juga dapat membantu warga terdampak bencana dengan berdonasi di rekening masing-masing relawan, di antaranya Norma Damayanti (BRI 334901034611537), Adhi Kristiawan (BCA 0710221629), Sarwanin (OVO 087875678774), Aa Ruslan Sutisna (Mandiri 1820002235604). Donatur selanjutnya dapat mengonfirmasi transferan mereka di 087875678774 atas nama Garry.

Bagikan