Maknyus, Lezatnya Perpaduan Menu Tiongkok-India Chilli Chicken Tender

Maknyus, Lezatnya Perpaduan Menu Tiongkok-India Chilli Chicken Tender
Chilli Chicken Tender adalah salah satu makanan berbahan nasi disajikan ayam fillet paha masak cabai garam yang ditawarkan Waroenk Oebufu Kupang. Menu ini diklaim mendapat apresiasi yang cukup bagus dari penikmat kuliner. (Kupang.Terkini.id/Effendy Wongso)

Terkini.id, Kupang – Dari seratusan menu yang disuguhkan di Waroenk Oebufu Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ada satu menu yang dapat merepresentasikan paduan kelembutan dan kelezatan berbalur pedas cabai yang khas “menggigit”.

Menu yang disukai pelanggan sejak peluncurannya pada 8 Juli 2017 lalu bersamaan pembukaan resto dengan logo “koki berkumis” tersebut dinamai Chilli Chicken Tender. Makanan berbahan nasi disajikan dengan ayam fillet paha masak cabai garam itu mendapat apresiasi yang cukup bagus dari penikmat kuliner.

“Sesuai artinya, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti (potongan) ayam lembut pedas. Menu yang masuk dalam kategori Rice Bowl kami ini disukai pelanggan karena kelembutan tekstur daging ayam filletnya,” jelas Marketing Communication and Public Relation Waroenk Oebufu, Merlin Sinlae saat ditemui di Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kupang, Rabu 17 Maret 2021.

Ia menambahkan, makanan yang dibanderol Rp 35 ribu tersebut didukung sensasi cabai garam pedas yang dibalur pada menu ini sehingga menambah kelezatannya.

“Selama ini, Chilli Chicken Tender sudah populer di Asia, terutama India, Tiongkok, Korea, dan Jepang. Makanya, di Asia seperti Indonesia yang dihuni ekspatriat dari keempat negara itu, menu ini sangat digemari. Berkat menu ini pulalah sehingga berkontribusi menumbuhkan restoran-restoran China (Tiongkok), Jepang dan Korea di Tanah Air,” beber Merlin.

Dijelaskan, Chilli Chicken Tender kerap juga disebut “ayam cabai”. Masuk dalam varian menu modern Indo-China dengan racikan kering berbalur cabai. Umumnya, menu ini menggunakan bahan ayam tanpa tulang, tetapi dalam perkembangannya banyak koki juga menggunakan potongan ayam bertulang.

Merlin memaparkan, Chilli Chicken Tender sejatinya berasal dari perpaduan hidangan Tiongkok dan India. Masakan ini berasal dari imigran Tiongkok yang menghuni India, terutama yang berbasis di Kolkata yang dulu disebut Kalkuta (Calcutta).

“Secara parsial, chinese food masih populer di sana lantaran imigran Tiongkok banyak membuka restoran. Asimilasi dengan makanan tradisional India itulah yang mendukung berkembangnya perpaduan masakan Tiongkok-India,” imbuhnya.

Sementara itu, sebut Merlin, secara spesifik masakan India adalah masakan dari berbagai kawasan di anak benua India. Ciri khas masakan India terkait dengan penggunaan berbagai rempah-rempah khas India dan sayuran yang tumbuh di Negeri Bollywood itu.

“Ini terutama aneka hidangan vegetariannya yang populer. Masakan India juga mencerminkan keanekaragaman iklim, demografi, dan agama,” urainya.

Sejatinya, sambung Merlin, agama dan kebudayaan India berperan besar dalam perkembangan seni kuliner di India. Kendati demikian, interaksi antarbudaya dengan kawasan yang bertetangga seperti Timur Tengah, Asia Tengah, dan Laut Tengah menjadikan masakan India sebagai percampuran unik dari berbagai masakan Asia.

Menurutnya, dominasi perdagangan rempah antara India dan Eropa yang dilakoni pedagang Arab menyebabkan Vasco da Gama dan Christopher Columbus berusaha menemukan rute pelayaran baru ke India, dan mengawali zaman penjelajahan di Eropa.

“Orang Eropa sendiri pada masa kolonial di India memperkenalkan teknik memasak Eropa. Teknik tersebut terutama dari Inggris dan Prancis terhadap penduduk India yang dijajah, sehingga menambah keanekaragaman masakan India,” kata Merlin.

Menurutnya, dengan demikian masakan India juga mempengaruhi masakan negara-negara lain di dunia, terutama racikan masakan Asia Tenggara, khususnya dalam pemakaian rempah-rempah untuk membuat hidangan serupa kari dalam masakan Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Per Kamis 8 April, Korban Bencana NTT 163 Meninggal dan 45 Hilang

Peduli Bencana NTT, Yayasan Buddha Tzu Chi Mulai Kirim Bantuan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar