Jelang Vaksinasi Covid-19, Ini yang Bakal Dilakukan Sumba Timur

Terkini.id, Kupang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menjelang diterapkannya vaksinasi novel coronavirus disease 2019 (Covid-19). Selain SDM, yang dipersiapkan juga adalah roadmap atau peta wilayah sasaran vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumba Timur dr Chrisnawan Try Haryantana, Senin 30 November 2020, mengungkapkan hal tersebut kepada wartawan di Sumba Timur.

Menurutnya, sembari menanti distribusi vaksin Covid-19 dari pusat, Pemkab Sumba Timur melalui Dinkes mulai mulai mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan pelaksanaan vaksin.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

“Tentu saja, selain SDM kami juga menyiapkan distribusi vaksin baik yang dari pemerintah pusat, kemudian yang disalurkan ke provinsi dan kabupaten. Sehingga, jika mulai didistribusikan maka rantai dingin atau cold chain dipastikan betul-betul berfungsi dengan baik,” imbuhnya.

Chrisnawan menambahkan, saat vaksin tersebut mulai dikirimkan dari pusat ke provinsi, kemudian ke kabupaten, semua SDM dipastikannya telah siap.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

“Ketika vaksin tiba di Sumba Timur, maka kami akan distribusikan ke puskesmas-puskesmas. Vaksin yang hendak didistribusikan itu harus dijamin aman. Untuk itu, cold chain harus dipersiapkan dengan baik,” pesannya.

Terkait petugas, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur tersebut mengatakan, petugas yang ada tentu bakal diberi penyegaran agar dalam bertugas di lapangan bisa berjalan secara baik.

“Mungkin nanti hanya refreshing petugas di lapangan. Tentu akan disiapkan, selain tenaga juga perangkat dan logistik. Prinsipnya, sarana prasarana dan SDM dipersiapkan semuanya,” beber Chrisnawan.

Baca Juga: Kabar Baik, 26 Kelurahan di Kota Kupang Tak Ditemukan Kasus...

Ia menambahkan, pihaknya telah menghitung potensi tenaga kesehatan yang masuk dalam jajaran SDM mulai rumah sakit dan puskesmas-puskesmas.

“Semuanya sudah siap. Pada prinsipnya, kami sudah menghitung potensi tenaga SDM, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas. Prinsipnya juga, vaksin ini seperti vaksinasi biasa namun hanya fokus pada satu penyakit karena juga baru pertama diterapkan,” kata Chrisnawan.

Terkait puskesmas, ia mengatakan sudah dipersiapkan dan juga menjadi prioritas. Menurutnya, pihaknya akan menyesuaikan stok vaksin yang masuk. Sehingga, tentu telah memprioritaskannya sesuai vaksin yang masuk di Sumba Timur.

Bagikan