Ada 16 Kasus Per 17 November 2020, Penyintas Covid-19 Terbanyak di Kupang

Terkini.id, Kupang – Berdasarkan data Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat tambahan 19 kasus konfirmasi atau positif baru pada Selasa 17 November 2020. Sebanyak 16 kasus di antaranya merupakan kasus di Kota Sasando, sebutan wilayah Kupang.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan NTT David Mandala di Kupang, Selasa 17 November 2020 petang. Dijelaskan, total penambahan penyintas atau pasien positif Covid-19 adalah sebanyak 19 kasus.

“Sebanyak 19 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu terdiri dari 16 kasus dari Kota Kupang, satu kasus dari Kabupaten Manggarai, satu kasus dari Kabupaten Belu, dan satu kasus dari Kabupaten Sumba Barat Daya,” kata David.

Baca Juga: Ini Upaya Penyelenggara Bimas Buddha Kupang Bentengi Keluarga dari Destruksi...

Untuk 16 orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Kupang, imbuhnya, terdiri dari empat laki-laki dan 12 perempuan.

“Dengan tambahan 19 kasus positif Covid-19 baru, total kasus positif Ccovid-19 di NTT menjadi 891 kasus,” papar David.

Baca Juga: Percepat Tercapainya Herd Immunity, Wali Kota Kupang Perintahkan Lurah-Camat Data...

Kendati demikian, ia juga menyampaikan kabar baik terkait tujuh orang dinyatakan sembuh pada hari yang sama. David menguraikan, mereka terdiri dari empat orang di Manggarai, dua orang di Kota Kupang, dan satu orang di Kabupaten Manggarai Barat.

“Dengan tambahan tujuh pasien sembuh, total pasien positif Covid-19 yang sembuh di NTT menjadi 624 orang. Sementara, sebanyak 15 pasien dinyatakan meninggal dan 252 orang masih dirawat dan dikarantina,” jelasnya.

David menambahkan, sebanyak 21 kota/kabupaten di NTT sudah terpapar Covid-19. Kasus tertinggi kini ada di Kota Kupang dengan 307 kasus, menyusul Ende 111 kasus, Manggarai Barat 72 kasus, dan Kabupaten Manggarai 69 kasus.

Baca Juga: Ini Peran Kesbangpol dalam Upaya Penanggulangan Covid-19 di NTT

“Selanjutnya, Kabupaten Sikka 55 kasus, Kabupaten Ngada 52 kasus, Kabupaten Sumba Barat 38 kasus, Kabupaten Sumba Timur 31 kasus, Flores Timur 29 kasus, Kabupaten Nagekeo 25 kasus, serta Kabupaten Kupang 22 kasus,” bebernya.

David menambahkan, selain itu ada Kabupaten TTS dengan 19 kasus, Kabupaten Sumba Barat Daya 18 kasus, dan Kabupaten Alor 11 kasus.

“Sementara itu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Lembata, dan Rote Ndao sebanyak enam kasus. Belu sebanyak lima orang positif serta Sumba Tengah dan Malaka masing-masing empat kasus. Adapun Manggarai Timur menyumbang satu kasus,” jelasnya.

Bagikan