Penerbangan Baru New Normal, Ini yang Diterapkan Angkasa Pura II

19 Bandara Angkasa Pura II Mulai Beroperasi
Sebagai tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah yang memperbolehkan perjalanan orang dalam kriteria pengecualian, PT Angkasa Pura II (Persero) mengaktifkan kembali posko operasional dan penerbangan di 19 bandara perseroan mulai Kamis 7 Mei 2020. (Kupang.Terkini.id/Effendy Wongso)

Terkini.id, Kupang – Jelang penerbangan era New Normal, PT Angkasa Pura II (Persero) akan memberlakukan prosedur yang lebih efektif dan terformat. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi mewabahnya virus corona yang belum tuntas.

Prosedur baru tesebut, antara lain berupa pemeriksaan dokumen yang berlangsung dalam empat tahap. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan calon penumpang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan Pemerintah.

Hal itu selaras Surat Edaran (SE) No 04/2020 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait calon penumpang pesawat yang termasuk dalam kriteria pengecualian.

Sejumlah dokumen yang diperlukan calon penumpang untuk bisa terbang atau diizinkan melakukan perjalanan di tengah pembatasan penerbangan lantaran virus corona, di antaranya tiket pesawat, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan lainnya berkenaan format New Normal.

“Prosedur baru per 15 Mei 2020 ini untuk membuat pemeriksaan syarat-syarat dokumen lebih fokus, dan dilakukan petugas dari berbagai unsur seperti maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan lain sebagainya guna memastikan calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan atau tidak,” terang Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kepada wartawan di Jakarta, Rabu 20 Mei 2020.

Ia menjelaskan, terdapat empat checkpoint dalam prosedur baru tersebut, yaitu checkpoint satu untuk verifikasi dokumen perjalanan, checkpoint dua pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan, checkpoint tiga validasi seluruh dokumen dan klirens dari KKP, dan checkpoint empat ketika penumpang check in.

“Melalui prosedur baru, proses keberangkatan rute domestik berjalan lancar dan mengedepankan physical distancing. Pengawasan tetap dilakukan secara ketat,” imbuh Awaluddin.

Angkasa Pura II juga mengimbau, setiap calon penumpang yang memproses keberangkatan selalu mengedepankan kedisiplinan ketika menjalani proses di empat checkpoint tersebut. Selain itu, penumpang juga diminta mempersiapkan berbagai dokumen yang disyaratkan sebelum ke bandara.

Hingga saat ini, sebut Awaluddin, KKP telah menolak keberangkatan lebih 100 calon penumpang pesawat lantaran tidak memenuhi syarat dalam SE No 04/2020.

Adapun perihal pemeriksaan dokumen, ia menjelaskan, Angkasa Pura II tengah menyiapkan sistem agar pemeriksaan dokumen dapat dilakukan secara digital. Sejauh ini, penumpang yang datang ke bandara masih dicek secara manual oleh petugas.

“Kami tengah menyiapkan agar ke depannya, seluruh dokumen yang disyaratkan bisa diunggah ke aplikasi Indonesia Airports. Setelah mengunggah dokumen, penumpang akan mendapat QR Code,” tutup Awaluddin.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

BPS: Telur dan Daging Ayam Ras Biang Inflasi Juni

Morgan Stanley Proyeksi Ekonomi Indonesia Tercepat Kedua Pulih Pasca Corona

Bank Indonesia Umumkan Penjualan Eceran April Turun 16,9 Persen

Bos Sanrio Pencipta Hello Kitty Mundur, Wariskan Jabatan ke Cucunya

Saatnya Bersih-bersih Saham di Pasar Modal, Ini Alasannya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar