Kasus Positif Corona di NTT Bertambah Jadi 71 Pasien

Kasus Positif Corona di NTT Bertambah Jadi 71 Pasien
Jumlah pasien reaktif atau positif virus corona di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Sekretaris Satu Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Dominikus Minggu Mere dalam jumpa pers terkait aktualisasi data terkni Covid-19 kepada wartawan di Kupang, Senin 18 Mei 2020, menjelaskan jika saat ini kasus positif Covid-19 sudah mencapai 71 orang. (Kadinkes NTT)

Terkini.id, Kupang – Jumlah pasien reaktif atau positif virus corona di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Sekretaris Satu Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Dominikus Minggu Mere dalam jumpa pers terkait aktualisasi data terkni Covid-19 kepada wartawan di Kupang, Senin 18 Mei 2020, menjelaskan jika saat ini kasus positif Covid-19 sudah mencapai 71 orang.

“Dari 94 spesimen swab yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof WZ Johannes Kupang, diketahui ada tiga spesimen swab yang menunjukkan terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiganya berasal dari Kabupaten Ende yang berasal dari kluster Gowa (Sulawesi Selatan), dan kini tengah diisolasi di RSUD Ende,” terang Dominikus yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan NTT.

Dominikus yang didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Jelamu Ardu Marius, menjelaskan, dari ketiga pasien di Kabupaten Ende tersebut merupakan satu kerabat sehingga memudahkan pihaknya untuk tracing atau penelusuran.

Selain itu, sebutnya, saat ini petugas di Kabupaten Ende telah berkoordinasi dengan pihak pasien untuk melakukan tracing secara mendetail.

“Dengan penambahan tiga kasus positif Covid-19 ini, maka NTT saat ini mencapai 71 pasien. Pasien sembuh ada enam orang, yang meninggal satu, sementara yang sedang dirawat berjumlah 61 orang ditambah tiga orang dari Kabupaten Ende,” imbuh Dominikus.

Baca juga:

Ia merincikan, masing-masing pasien berdasarkan kabupaten dan kota di NTT, antara lain Kabupaten Sikka 26 orang, Kota Kupang 15 orang, Manggarai Barat 12, Sumba Timur tujuh orang, Ende empat orang, Rote Ndao dua orang, Timor Tengah Selatan (TTS) dua orang, Manggarai satu orang, Flores Timur satu orang, dan Nagekeo satu orang.

“Dari 22 kabupaten dan kota, sudah ada 10 kabupaten dan kota di NTT yang terpapar Covid-19 atau terkonfirmasi positif. Saat ini, dari seluruh rumah sakit di 10 kabupaten dan kota tersebut, tengah melakukan penatalaksanaan untuk penanganan pasien Covid-19 tersebut. Kita doakan, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, jumlah pasien sembuh juga meningkat,” harap Dominikus.

Menurutnya, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Prof WZ Johannes Kupang dan jajarannya karena pada Minggu 17 Mei 2020, tim dari Laboratorium Biomolekuler tanpa henti bekerja untuk menyelesaikan pemeriksaan rujukan sampel swab yang dikirim ke RSUD WZ Johanes Kupang.

“Sebagaimana kami laporkan, kemarin (Minggu 17 Mei 2020), dengan bantuan dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Manggarai Barat menggunakan helikopter dari Labuan Bajo, telah mengumpulkan sampel swab yang ada di Manggarai Barat, Ruteng, Maumere, dan Lembata,” kata Dominikus yang juga mantan Direktur RSUD Prof WZ Johannes Kupang.

Rencananya, sebutnya, pihaknya juga akan mengambil sampel swab yang ada di daratan Sumba. Pasalnya, sudah ada 50 lebih sampel swab yang ada di Sumba yang siap dikirim ke Kupang.

“Namun, lantaran keterbatasan sarana transportasi maka Gubernur NTT (Viktor Bungtilu Laiskodat) melalui Gugus Tugas Covid-19 NTT mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pengangkutan menggunakan sarana transportasi khusus,” beber Dominikus.

Ia menjelaskan, Gugus Tugas Covid-19 NTT akan selalu mengupdate data jika sudah ada laporan dari tim RSUD Prof WZ Johanes Kupang.

“Sebagaimana kami sampaikan pada pertemuan kemarin (Minggu 17 Mei 2020), informasi dari laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, ada 23 yang terkonfirmasi positif. Namun, setelah dicek nama-nama tersebut sudah ada dalam laporan kita berdasarkan hasil pemeriksaan di RSUD Prof WZ Johanes kupang,” imbuh Dominikus.

Ia menambahkan, sebagaimana diketahui setiap laporan yang dikirim tim Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof WZ Johanes Kupang mengenai konfirmasi jumlah positif Covid-19, maka harus dilaporkan ke Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Crisis Center Kementerian Kesehatan RI untuk juga dipublikasikan.

Komentar

Rekomendasi

WHO Bilang Amerika Latin Jadi Episentrum Baru Corona, Ini Alasannya

OJK NTT Serahkan Bantuan Senilai Rp 100 Juta kepada Pemkot Kupang

Wacana Peleburan Kelas BPJS Kesehatan, Ini Kata Kemenkeu

Edukasi Anti Narkoba, Ini yang Dilakukan BNN Kota Kupang

Sepele Tetapi Penting, Berikut Tips Diet Sehat Anti Galau

3 Kasus Baru dari Transmisi Lokal, Pasien Positif Corona NTT Tembus 76 Orang

Jangan Lupa Pakai Masker, Penularan Corona Diklaim Bisa Melambat 60 Persen

WHO Imbau Waspadai Sindrom Baru Corona yang Rentan Intai Anak-anak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar