Italia Buka Bioskop 15 Juni Pasca Corona Mereda

Italia Buka Bioskop 15 Juni pasca Corona Mereda
Italia sempat menjadi salah satu negara Eropa dengan infeksi novel coronavirus disease 2019 (Covid-19) terbanyak di dunia, namun meredanya kasus baru di sana pelaku usaha kembali membuka lapaknya, tidak terkecuali mereka yang bergerak dalam industri tontonan massal berbayar atau bioskop. (Kupang.Terkini.id/Effendy Wongso)

Terkini.id, Kupang – Italia sempat menjadi salah satu negara Eropa dengan infeksi novel coronavirus disease 2019 (Covid-19) terbanyak di dunia, namun meredanya kasus baru di sana pelaku usaha kembali membuka lapaknya, tidak terkecuali mereka yang bergerak dalam industri tontonan massal berbayar atau bioskop.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan, pemerintahannya bersiap melonggarkan kebijakan penutupan wilayah atau lockdown mereka, termasuk di sektor industri film.

“Italia mulai bersiap membuka bioskop setelah jumlah kasus penyakit Covid-19 terus berkurang,” demikian diungkap otoritas Pemerintah di Negeri Piza tersebut, mengutip apa yang dikemukanan Giuseppe Conte seperti dilansir AFP, Senin 18 Juni 2020.

Berdasarkan keputusan yang diumumkan pada akhir pekan lalu, Giuseppe Conte memastikan teater dan bioskop akan dibuka pada 15 Juni 2020. Kendati demikian, imbaunya, stakeholder industri bioskop harus tetap memperhatikan upaya-upaya pembatasan sosial.

Selanjutnya, ia membahas bioskop harus membatasi tempat duduk dan mengatur sistem penempatannya. Selain itu, bioskop juga harus menjual tiket melalui internet.

Giuseppe Conte mengakui, Pemerintah harus berani bertaruh untuk membuka perekonomian secara perlahan guna menghindari kehancuran berkepanjangan.

“Kita menghadapi risiko yang sudah diperhitungkan, dengan pemahaman kurva penyakit ini kemungkinan meningkat lagi. Kenadati begitu, kita harus menerimanya. Jika tidak, kita tidak akan bisa bangkit lagi,” katanya.

Giuseppe Conte menegaskan, Pemerintah juga tahu risiko besar membuka kembali berbagai sektor perekonomian saat vaksin Covid-19 belum ditemukan.

“Tetapi, kita tidak bisa terus begini. Kita bisa berakhir dengan kehancuran ekonomi dan struktur sosial,” ungkapnya.

Berdasarkan data terkini, laju penambahan infeksi Covid-19 di Italia memang terus melambat sejak April 2020 lalu.

Hingga Senin 18 Mei 2020, Italia melaporkan sebanyak 225 ribu kasus infeksi Covid-19, sementara 31 ribu meninggal dunia, dan 125 ribu lainnya dinyatakan sembuh.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Flu Babi Jenis Baru G4 Muncul di Tiongkok, Diduga Bisa Jadi Pandemi

Misteri di Lubang Hitam, Astronom Temukan Benda Usia 780 Juta Tahun Cahaya

Morgan Stanley Proyeksi Ekonomi Indonesia Tercepat Kedua Pulih Pasca Corona

WHO Laporkan Rekor Kenaikan Kasus Corona Tertinggi dalam Sehari

WHO Bilang Waspada, 100 Kasus Baru Corona Muncul di Beijing

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar