Terdampak Corona, 70 Persen Bisnis Pariwisata dan Restoran Terkoreksi

Terkini.id, Kupang – Pemerintah mengumumkan kinerja industri di Tanah Air mulai terganggu atau terkoreksi secara signifikan akibat wabah virus corona. Bahkan, beberapa industri terpaksa menghentikan aktivitas dan operasionalnya lantaran tidak resistan terhadap dampak pandemi novel coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, salah satu sektor yang paling terdampak adalah pariwisata dan restoran. Tidak tanggung-tanggung, sebab ia mengklaim secara parsial 70 persen sektor pariwisata dan restoran sudah mulai merasakan dampaknya dari mulai penurunan pendapatan hingga ada yang ditutup.

Hal ini cukup wajar, mengingat masyarakat tidak bepergian kemana-mana selama pandemi virus corona. Apalagi, Pemerintah juga menerapkan pembatasan pada aktivitas orang baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

“Yang terparah adalah sektor pariwisata dan restoran. Saat ini, rata-rata sudah terimbas (penurunan pendapatan) 70 persen,” terang Airlangga dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu 29 April 2020.

Sementara itu, untuk sektor lainnya juga cukup banyak. Ada sekitar 22 persen baik dari sektor manufaktur maupun industri lainya yang mulai merasakan efek “bearish” dari virus corona ini.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

Kendati demikian, menurut Airlangga, ternyata ada juga beberapa industri yang justru memiliki kinerja cemerlang. Ia menyebut industri karet, kesehatan, hingga makanan pokok yang memiliki kinerja positif di tengah pandemi virus corona.

“Sektor lainnya, sekitar 22 persen (penurunan) namun ada sektor sektor yang masih baik seperti industri karet kulit, makanan pokok, farmasi, kesehatan, dan minyak nabati. Itu masih positif,” paparnya.

Oleh karena itu, sambung Airlangga, Pemerintah akan menyiapkan bantuan atau stimulus untuk beberapa sektor yang terdampak, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM) yang paling terpukul Covid-19.

Baca Juga: Kabar Baik, 26 Kelurahan di Kota Kupang Tak Ditemukan Kasus...

“Dalam rapat, kami sudah melaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pemerintah memberikan dukungan ke sektor perekonomian karena sektor riil ini sangat terdampak Covid-19,” imbuhnya.

Bagikan