Pentagon Resmi Rilis Video UFO, Klaim Manusia Mungkin Tak Sendiri di Alam Semesta

Terkini.id, Pentagon – Markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon secara resmi merilis tiga video pendek yang menunjukkan adanya benda terbang asing atau biasa dikenal dengan sebutan Unidentified Flying Object (UFO) atau Benda Terbang yang Aneh (BETA).

Pasalnya, perilisian video tersebut sekaligus mengkonfirmasi kebenaran video yang sebelumnya telah disebar salah satu perusahan swasta dan kini memenuhi jagad internet.

Sebuah video yang diunggah Pentagon, menunjukkan sebuah benda terbang tengah bergerak cepat saat direkam menggunakan kamera atau inframerah.

Baca Juga: Geger, Ada 14 UFO Kerumuni Kapal Perang Amerika Serikat

Sementara itu, dua video lainnya berisi reaksi dari anggota layanan yang terlihat kagum dengan kecepatan benda terbang tersebut. Salah satu dari mereka menyebut benda itu merupakan drone.

Angkatan Laut AS telah mengakui kebenaran video itu sejak September 2019 lalu. Akan tetapi, mereka baru merilisnya secara resmi saat ini.

Baca Juga: Misteri di Lubang Hitam, Astronom Temukan Benda Usia 780 Juta...

“Hal ini untuk menjernihkan kesalahpahaman publik tentang apakah rekaman yang telah beredar itu nyata atau tidak, atau (akan) ada lebih banyak video,” terang juru bicara Pentagon, Sue Gough seperti dilansir CNN News dan dikutip dari Suara.com, Selasa 28 April 2020.

Setelah dilakukan peninjauan secara parsial, Gough menegaskan benda terbang tersebut dipastikan tidak masuk dalam kategori yang bisa membahayakan keamanan.

“Benda itu juga tidak melanggar untuk mendapat investigasi lanjutan terkait penyerbuan ruang udara oleh fenomena udara tidak dikenal,” jelasnya.

Pentagon sendiri telah mempelajari berbagai rekaman penemuan benda-benda terbang tidak dikenal sebagai bagian dari program rahasia yang diluncurkan mantan Senator Harry Reid dari Nevada.

Program ini diluncurkan pada 2007 dan berakhir pada 2012 lalu. Pentagon mengakhiri program itu lantaran mereka menilai ada prioritas lain yang lebih membutuhkan pendanaan.

Kendati demikian, mantan kepala program rahasia itu, Luis Elizondo kepada CNN News pada 2017 lalu, menyebut keberadaan benda-benda terbang tidak dikenal sebagai bukti manusia bukanlah satu-satunya mahkluk cerdas yang ada di alam semesta.

“Pesawat-pesawat ini menampilkan karakteristik yang saat ini tidak ada dalam inventaris AS atau dalam inventaris asing yang kami ketahui,” ungkap Elizondo.

Menurutnya, ada bukti yang sangat kuat manusia mungkin tidak sendirian di alam semesta.

Bagikan