Kabar Baik Terkait Covid-19, 243 ODP Sembuh dari 731 Kasus di NTT

Terkini.id, Kupang – Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di NTT saat ini mencapai 731. Ada 243 ODP dinyatakan sembuh atau selesai masa pemantauan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius dalam siaran langsung (live Facebook) dari akun Facebook Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, Selasa 7 April 2020 pukul 21.30 WITA.

“Jjumlah ODP di NTT kini mencapai 731, namun kabar baiknya 243 telah sembuh atau selesai pemantauan,” imbuh Marius.

Baca Juga: Keluarkan SE PPKM Level 2, Pemkot Kupang Beberkan Aturan yang...

Data ODP itu diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota se-NTT, direkap Sekretariat Gugus Tugas Posko Covid-19 Provinsi NTT.

Marius menjelaskan, ODP terbanyak di Kota Kupang, yaitu 130 diikuti Sumba Barat Daya (SBD) sebanyak 64, dan Sikka 57. Selanjutnya, di urutan keempat adalah Manggarai Barat sebanyak 56, Timor Tengah Selatan (TTS) sebanyak 54.

Baca Juga: Satgas Ingatkan Patuhi Prokes, Ungkap Keterisian BOR Pasien Covid-19 Mulai...

Menurutnya, ODP yang telah sembuh 243, sementara karantina mandiri 726. Diuraikan, ODP yang karantina mandiri atau isolasi mandiri di rumah masing-masing sebanyak 726. Adapun ODP yang menjalani perawatan atau isolasi di rumah sakit sebanyak lima.

Didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Valeri Guru, Marius merincikan, lima ODP yang dirawat itu masing-masing tiga dirawat di RSUD Prof WZ Johannes Kupang, satu di RSU Caritas SBD, dan satu di RSUD Ende.

Sementara itu, Pasien dalam Pengawasan (PDP) di NTT saat ini ada Sembilan yang masih dirawat, di antaranya satu di RSUD Ende, satu di RSUD Lewoleba, dua di RSUD Kalabahi, satu di RSUD SK Lerik Kota Kupang, satu di RSU Komodo, satu di RSUD Siloam Kupang, satu di RSUD Umbu Rarameha, dan satu di RSUD Soe. Adapun lima PDP telah sembuh, dan dua meninggal dunia yaitu satu di RSUD Komodo Labuan Bajo dan satu di RSUD Lewoleba.

Baca Juga: Memaknai Pengorbanan Para ‘Pahlawan’ di Masa Pandemi Covid-19

“Sampel yang dikirim sebanyak 38, sudah ada hasil 18 sampel yaitu negatif dan yang belum ada hasil 20 sampel,” imbuh Marius.

Ia mengatakan, hingga saat ini Pemerintah NTT terus mengimbau warga NTT ataupun warga baru yang datang ke NTT agar mengikuti protokol Pemerintah, terutama yang berasal dari luar negeri atau daerah terinfeksi Covid-19 supaya proaktif memeriksakan diri di layanan kesehatan.

“Selain itu, kami minta agar lakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Ini demi kesehatan dan keselamatan semua,” pesan Marius.

Ia juga meminta, masyarakat NTT tidak usah panik terhadap angka-angka ODP, tetap terus waspada dan mengikuti arahan dan protokol Pemerintah untuk sosial distancing dan physical distancing, yaitu bekerja, belajar, dan juga beribadah dari rumah.

Data ODP di NTT, Kota Kupang 130, Kabupaten Kupang 38, Timor Tengah Selatan (TTS) 54, Timor Tengah Utara (TTU) 34, Belu 44, Malaka 8, Rote Ndao 29, Sabu Raijua 3, Alor 15, Ende 5, Sikka 57, Flores Timur 8, Lembata 43, Ngada 17, Nagekeo 22, Manggarai 17, Manggarai Barat 56, Manggarai Timur 34, Sumba Timur 42, Sumba Barat 10, Sumba Barat Daya 64, Sumba Tengah 1.

“Jadi total ada 731 ODP, data kami peroleh dari Dinas Kesehatan di 21 kabupaten dan kota di NTT,” tutup Marius.

Bagikan