Langgar Physical Distancing, Toko Ponsel di Singapura Ini Ditutup

Langgar Physical Distancing, Toko Ponsel di Singapura Ini Ditutup
Kementerian Kesehatan Singapura telah memerintahkan penutupan segera UniverCell Mobile Market, sebuah toko yang menjual ponsel dan aksesori di Serangoon Road lantaran melanggar penerapan physical distancing yang dikeluarkan otoritas Pemerintah di Negeri Patung Merlion. (Facebook/UniverCell)

Terkini.id, Singapura – Kementerian Kesehatan Singapura telah memerintahkan penutupan segera UniverCell Mobile Market, sebuah toko yang menjual ponsel dan aksesori di Serangoon Road lantaran melanggar penerapan physical distancing yang dikeluarkan otoritas Pemerintah di Negeri Patung Merlion.

Kementerian mengatakan dalam siaran pers pada Senin 6 April 2020, toko tersebut telah melanggar pasal 19 dari undang-undang (UU) terkait penyakit menular. Oleh karena itu, bangunannya harus segera ditutup selama 14 hari. Pemiliknya harus membersihkan dan mendisinfeksi tokonya selama periode tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu 5 April 2020, sekitar pukul 13.00 waktu setempat, petugas dari Singapore Tourism Board (STB) melakukan pemeriksaan terkait physical distancing di UniverCell, dan mendapati toko tersebut “sangat padat”.

Seperti dilansir Today, Senin 6 April 2020, toko itu juga ditengarai lalai mengontrol kerumunan, seperti tidak membatasi jumlah pelanggan di dalam toko. Selain itu, pemilik toko tidak menyiapkan marka atau tanda jarak aman minimal satu meter antar orang per orang.

Meskipun ada peringatan lisan yang diberikan petugas STB, toko itu kembali ditemukan sesak ketika petugas kembali sekitar pukul 19.15 waktu setempat pada hari yang sama.

Menarik untuk Anda:

Selanjutnya, petugas STB melayangkan surat peringatan agar pemilik toko dapat mematuhi physical distancing dengan mengatur pelanggannya supaya tidak membeludak. Kendati begitu, kerumunan hanya bubar saat kedatangan petugas.

Kementerian menambahkan, pelanggaran yang dilakukan pemilik toko dapat menyebabkan penularan penyakit novel coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Padahal, toko tersebut terletak hanya 500 meter dari Mustafa Centre, yang ditutup pada 14 April 2020 selama dua minggu setelah diidentifikasi sebagai kluster dengan 11 kasus pada 2 April 2020.

Pada Senin 6 April 2020 pukul 02.00 waktu setempat, Departemen Kesehatan mengeluarkan maklumat agar toko segera ditutup.

UniverCell sendiri mematuhi maklumat tersebut, dan akan tetap ditutup setelah periode 14 hari hingga 4 Mei 2020 mendatang. Pemilik toko juga berjanji akan mematuhi penerapan physical distancing yang diinstruksikan kementerian terkait. Hal tersebut guna meminimalisir penularan Covid-19 yang tengah mewabah di Singapura.

“Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap individu atau bisnis yang melanggar UU terkait penyakit menular. Kami mendesak semua orang untuk mematuhi physical distancing, dan bertanggung jawab secara sosial,” tegas Kementerian Kesehatan Singapura.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Media Singapura Today Beritakan Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Bimas Buddha Kemenag dan LPTG NTT Adakan Lokakarya Swayamvara Tripitaka Gatha

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar