Data Terkini Covid-19, ODP di NTT Naik 609 Kasus

Terkini.id, Kupang – Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) terkait novel coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini terus bergerak naik, sehingga saat ini sudah mencapai 609 kasus. Adapun jumlah terbanyak masih dari Kota Kupang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Jelamu Ardu Marius dalam teleconference (Facebook live) dari Facebook Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Valeri Guru, Rabu 1 April 2020 malam.

Data ODP itu diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota se-NTT, direkap Sekretariat Gugus Tugas Posko Covid-19 yang diketuai David Mandala.

Baca Juga: Tak Henti Berseru Prokes Harga Mati, Pemkot Kupang Akui 70...

“ODP terbanyak di Kota Kupang, yaitu 117 kasus diikuti Kabupaten Sikka 65, Manggarai Barat 46, Sumba Barat Daya 43, dan Sumba Timur 42,” jelas Marius.

Ia menambahkan, jumlah ODP di NTT saat ini sebanyak 609 kasus dan ODP yang telah sembuh atau selesai sebanyak 92.

Baca Juga: Greysia Polii Sudah Divaksin, Bukti Atensinya Terhadap Upaya Eradikasi Covid-19

“ODP yang karantina mandiri atau isolasi di rumah masing-masing sebanyak 602, sementara ODP yang menjalani perawatan atau isolasi di rumah sakit sebanyak tujuh kasus,” terang Marius.

Dijelaskan, total ODP sejak didata pada 3 Maret 2020, hingga saat ini berjumlah 703 dan 92 telah selesai masa pemantauan.

“Ada penambahan 75 hingga saat ini. Sampel yang dikirim sebanyak 31, sudah ada hasil enam sampel negatif. Yang belum ada hasil 25 sampel,” imbuh Marius.

Baca Juga: Lepas PPKM Level 4 Diperpanjang Setelah 2 Agustus, Kepatuhan Prokes...

Dijelaskan, untuk PDP ada tujuh dengan catatan dua masih dirawat (satu dirawat di RSUD Ende dan satu dirawat di RSUD Lembata).

Sementara, empat telah sembuh dan satu meninggal di RSUD Komodo, Labuan Bajo.

Sementara itu, ada tujuh ODP yang sedang dirawat, masing-masing empat dirawat di RSUD Prof WZ Johannes Kupang, satu di RSUD Siloam Kupang, satu di RSUD Ben Mboi Ruteng, dan satu di RSUD Ende.

Marius mengatakan, Pemerintah terus mengimbau seluruh warga NTT ataupun warga baru yang datang ke NTT agar mengikuti protokol Pemerintah.

Terutama yang berasal dari luar negeri atau daerah terinfeksi Covid-19, agar proaktif memeriksakan diri di layanan kesehatan.

“Setelah itu, kami minta lakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Ini demi kesehatan dan keselamatan kita semua,” pesannya.

Menurut Marius, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat terus mengimbau agar semua warga harus menaati kebijakan dan protokol yang dikeluarkan Pemerintah Pusat maupun Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization WHO terkait social distancing dan physical distancing guna menekan penularan virus corona.

“Gubernur NTT mengapresiasi semua pemimpin lembaga agama di NTT yang telah mengikuti kebijakan Pemerintah, baik pusat maupun daerah. Juga kepada TNI dan Polri yang terus mendukung pencegahan Covid-19 di NTT,” katanya.

Berikut data ODP di NTT yang dihimpun Sekretariat Gugus Tugas Posko Covid-19 NTT dengan jumlah total 609 kasus:

Kota Kupang 118, Kabupaten Kupang 37, Timor Tengah Selatan (TTS) 40, Timor Tengah Utara (TTU) 20, Belu 39, Malaka tiga, Rote Ndao 29, Sabu Raijua dua, Alor tujuh, Ende 12, Sikka 65, Flores Timur lima, Lembata 33, Ngada 14, Nagekeo 18, Manggarai lima, Manggarai Barat 46, Manggarai Timur 23, Sumba Timur 42, Sumba Barat lima, Sumba Barat Daya 43, dan Sumba Tengah empat.

Bagikan