Data Terkini Covid-19: ODP di NTT 558 Kasus, Terbanyak di Kota Kupang

Terkini.id, Kupang – Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini sebanyak 558 kasus. Dari jumlah itu, 53 selesai dalam masa pemantauan dan sembilan ODP dalam perawatan.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu melalui live streaming dari Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Senin 30 Maret 2020 malam.

Menurut Marius, ODP di NTT ada 558 kasus dan yang telah selesai masa pemantauan 53. Sebanyak 493 karantina mandiri di rumah.

Baca Juga: Greysia Polii Sudah Divaksin, Bukti Atensinya Terhadap Upaya Eradikasi Covid-19

“Hingga Senin 30 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, jumlah ODP di NTT sudah mencapai 558, dan yang selesai masa pemantauan ada 53, sehingga total saat ini 502 kasus,” terangnya.

Didampingi Ketua Komisi Informasi NTT Pius Rengka dan Kasubang Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Valeri Guru, Marius menjelaskan, dari total ODP ada sembilan ODP yang dirawat di rumah sakit dan ada juga enam Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang sedang dirawat.

Baca Juga: Lepas PPKM Level 4 Diperpanjang Setelah 2 Agustus, Kepatuhan Prokes...

“ODP yang dirawat sebanyak sembilan, sementara PDP ada enam,” katanya.

Marius mengungkapkan, dari enam PDP itu, satu telah meninggal, dua telah sembuh, RSUD Kalabahi merawat satu PDP, Ende satu, dan Manggarai Barat satu.

Marius merincikan, ada 12 pasien yang dirawat, masing-masing empat di RSUD Prof WZ Johannes Kupang, dua di RSUD TC Hillers Maumere, satu di RSUD Ben Mboi, Ruteng, satu di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, satu di RSUD Kalabahi, satu di RSUD Ende, satu di RSUD Siloam Kota Kupang, dan satu di RSUD SK Lerik.

Baca Juga: Vaksin Diklaim Dapat Tekan Potensi Lahirnya Varian Baru Covid-19, Ini...

Sementara itu, sampel yang dikirim hingga saat ini sebanyak 23. Sebanyak lima di antaranya sudah ada hasil dan negatif, sementara 18 lainnya belum ada hasil.

Marius mengatakan, warga NTT yang pernah bepergian ke negara dan provinsi yang terpapar Covid-19 serta kembali ke NTT, harus proaktif memeriksakan diri dan mengisolasi diri.

“Dari data ini, warga ODP ini marak (bepergian daerah terpapar Covid-19). Oleh karena itu, ketika kembali ke NTT maka mereka perlu berinisiatif melaporkan diri ke Puskesmas atau rumah sakit. Kemudian, mengisolasi diri secara mandiri di rumah,” pesannya.

Untuk itu, Pemerintah NTT terus mengimbau seluruh warga NTT yang baru pulang dari bepergian atau perjalanan keluar daerah, terutama dari daerah terinfeksi Covid-19 agar segera mengisiolasi diri.

“Saya minta, bagi mereka yang baru pulang itu tidak ke tempat umum seperti pasar, gereja, ataupun tempat keramaian lainnya. Kita harus lakukan social distancing dan juga physical distancing,” tutupnya.

Berikut ODP di NTT, Kota Kupang 106, Lembata 25, Manggarai Barat 45, Kabupaten Kupang 25, Sikka 69, Timor Tengah Selatan (TTS) 34, Manggarai Timur 18, Flores Timur tujuh, Alor sembilan, Malaka tiga, Sumba Timur 42, Belu 24, Sumba Barat Daya (SBD) 35, Ende 14, Manggarai sembilan, Rote Ndao 34, Sumba Tengah tujuh, Ngada 14, Nagekeo 21, Sabu Raijua empat, Timor Tengah Utara (TTU) delapan, dan Sumba Barat lima.

Total, terdapat 558 kasus. Selesai pemantauan 53 kasus, dan ODP saat ini 502 kasus. Adapun yang masih dalam perawatan ada tujuh, sementara karantina mandiri ada 493.

Bagikan